Cerita Sejarah
Kisah Percintaan Putri Diana Dan Pangeran Charles
Nama : Muhammad Helmi
Kelas : XII MIPA 10
No Absen : 16
Diana
Frances Spencer,
Itulah
namaku, aku lahir pada tanggal 1 Juli 1961 Parkhouse Sandrigham, Norfolk Negara
Inggris Bagian Britania Raya, seorang anak sulung dari 4 bersaudara yang
memiliki cita-cita sebagai Penari ballet dan memiliki 3 orang adik yang bernama
Elizabeth Sarah Lavinia Spencer, Cynthia Jane Spencer oh hampir aku lupa dengan
Adikku yaitu Charles Spencer, aku Sangat menyayangi mereka sama seperti kedua
orang tua saya Yaitu John Spencer ayah saya Dan Frances Ruth Roche Ibuku, kami
merupakan Keluarga Bangsawan Ber-Wangsa “Spencer”, kami merupakan sebuah
keluarga yang Harmonis dan Tentram dan mungkin saling Menyayangi satu sama
lain, tetapi itu bertahan sampai kedatangan sebuah lelaki yang akan Menjadi
pasanganku dikemudian hari yang membuat perjalanan dan nasib hidupku kacau Balau
seakan tidak mengetahui harus dimulai darimana lagi setelah semua yang dia
lakukan kepadaku saat itu, maka dari itu izinkan aku bercerita tentang kisah
Percintaan lika-liku yang dialami oleh Diana Frances Spencer.

Circa,
1977
“Diana
bangun waktunya mandi bukan karena hari ini libur berarti kamu bisa tidur seharian!”
Ucap
ayahku dari bawah, “Baik ayah diana akan segara turun dan mandi segera mungkin”
Ucapkum, lalu setelah itu aku bergegas untuk menyiapkan baju dibantu oleh
pembantu ku, Setelah mandi dan menggunakan sweater merah yang indah yanag rajut
oleh ibuku sendiri dan Tiba-tiba, “Putri, Ayah Putri memanggil untuk turun,
karena waktu makan akan dimulai, Mohon segera turun ya Putri, takutnya Putri
dimarahi lagi oleh ayah Putri” Ucap Bibi yang Menjadi Asisten-ku selama 10
tahun, “Baik Bi, Diana akan segera turun”, aku pun turun Menuruni tangga dan
segera ke ruang makan, disana sudah ada orangtuaku dan kedua adikku, “Selamat
pagi Ayah, Ibu Jane, charles” ucapku, “Selamat pagi juga anakku” ucap kedua
Orangtuaku, “Selamat pagi juga kak diana” ucap kedua adikku juga, lalu saya dipersilahkan
Duduk dimeja makan, “Bu, Sarah kemana ya? Daritadi saya belum melihat batang
hidungnya?”
Ucapku
menanyakan kehadiran Sarah, ‘Dia lagi diluar bersama pacarnya” Jawab Ibuku,
lalu Kami pun langsung menyantap hidangan makanan yang sudah disediakan menu-menunya
Sangat enak sekali.
Setelah
makan pun saya langsung menuju halaman saya dan bermain dengan kedua adik saya
Saat
itu dan oh saya mengambil foto pada waktu itu juga jika kalian ingin melihat
mungkin Saya bisa tunjukan disini,

Saat
bermain bersama adikku dan menyusuri halaman rumah yang besar disana, tiba-Tiba
adik Saya datang dengan pacarnya yang seumuran denganku, ya disitulah aku dan Charles
Pertama Kali bertemu, “Sarah, kamu kemana saja! Daritadi aku mencarimu kemana -mana
dan Tidak Ketemu sama sekali” ucapku dengan senang, “Sarah lagi pergi dengan
pacar sarah kak Tadi Saat pagi sambil jalan-jalan pagi melihat keindahan alam
disaat pagi, oh iya Charles Kenalkan Ini Diana, Kak ini Charles pacarku” Ucap
Sarah sambil mengenalkan kita berdua Saat itu pun Kami berdua saling kenal, “Kak,
Sarah pergi kedalam dahulu ya, mungkin Charles Ingin ikut Bermain dengan kaka
dan yang lain” Ucap sarah, “Ok sarah, sini Charles main Bersamaku” Ucapku dengan
mengajak dia bermain dihalaman rumah bersama kedua adikku.
Disitu
kami bermain banyak sekali permainan tradisional UK, saat sedang bermain petak Umpat,
kebetulan Aku dan Charles bersembunyi ditempat yang sama, disitulah kita saling
Berkenalan dan akrab, Saat sudah bermain dia ingin bicara denganku diladang
disitu dia Berbicara hubungan dia Dengan Sarah, adiknya. “Mungkin aku masih belum
bisa melamar Sarah, aku belum siap melamarnya dengan matab=ng” Ucap Charles, “Jangan
dipaksakan jika Kamu belum siap melamar seseorang” Jawabku perihal Percintaan
antara Charles dan adikku Sarah.

Dan setelah bercakap-cakap
dia pun ke Sarah lagi untuk berbicara, dan disitulah awal mula Bubuk percintaan
terbentuk antara Aku dan Charles, dan dihari itu pun dia pamit pulang ke
Rumahnya dikarenakan sudah terlalu sore untuk bangsawan karena tidak boleh
pulang malam Lalu setelah bermain “Putri, sudah saatnya pulang dan mandi, badan
Putri sudah kotor setelah Bermain seharian diladang, sebelum ayah Putri
memarahi Putri” Ucap Asistenku, “Baik Bi, Saya akan segera mandi” Jawabku dan
langsung bergegas mandi, setelah mandi akupun Langsung ke ruang makan dikarenakan
waktu makan malam akan tiba, saat setelah makan Malam aku pun menulis buku tentang
awal pertemuan dengan Charles disaat itu, setelah itu Pun aku tertidur pulas.
Musim panas,1980
“Diana
Bangun, sudah saatnya bangun tidak baik setelah makan pagi tidur lagi, kita
akan pergi, jika kamu mau ikut segera Mandi, agar tidak telat” Ucap ayahku, “Diana
tidak ikut yah, Diana ada rencana kerumah teman Diana harini ini” jawabku, aku
sudah besar mengapa selalu diteriaki oleh ayahku sendiri Padahal dari tadi aku
sudah bangun, Arloji menunjukan pukul 9 pagi, saya bergegas mandi dan Siap-siap
pergi kerumah temanku hari ini, Asistenku pun memilih baju yang cocok di Musim Panas
yang cerah ini, setelah siap-siap aku pun bergegas Turun dan memasukin mobil,
disana sudah ada supir pribadiku, lalu aku pun mengarahkan jalan ke rumah temanku
yang bernama Philip De Pass.
Mobil
Berhenti,

“Silahkan Putri kita
sudah sampai tujuan tuan Putri, rumah Philip De Pass, Jika ingin pulang saya akan
selalu disini ya Tuan Putri” Ucap supor pribadi ku, *Bell berbunyi*
Saya
pun menunggu sampai Philip membukakan pintu untuk saya, *Pintu terbuka* “Halo Diana
Selamat pagi, maaf agak lama membukakan pintunya, silahkan masuk” Ucap Philip, “Selamat
Pagi Philip, tidak apa-apa tidak lama juga kok” Jawabku sembari memasuki Rumah
Philip betapa mengejutkannya saya menjumpai seorang laki yang familiar, lalu
saya Memikirkan siapa namanya, Ah itu Charles! Dari kejauahan saya melihat Charles
mendekatiku
Lalu
aku pun menjumpainya “Hai Charles! Sudah 2 tahun kita tidak bertemu, aku tidak
sangka Kita bisa bertemu disini!” Ucap ku dengan senang, “Hai Diana! Iya saya
pikir kita sudah lama Tidak bertemu semenjak Di Circa 2 tahun lalu, apakabar Diana!
Apakah kamu sehat-sehat?” Ucap dia sembari menanyakan, “Iya hahaha, sudah 2
tahun tidak terasa, aku baik baik saja kok, Bagaimana dengan mu?” Tanyaku, “Baik
juga, Mari silahkan duduk disini mari kita mengobrol” Ucap Charles, Aku pun
duduk berhadapan dengan dia dan kita pun Berbincang-bincang, “Saya dengar kamu setelah
putus dengan adikku sudah pacaran lagi ya?” Tanyaku
“Iya, dan aku baru
memutuskan hubungan dengan pacar baruku beberapa minggu lalu.. agak Menyedihkan
karenaka aku tidak pungkiri bisa putus secepat ini” Ucap Charles, tiba tiba
Philip Ikut berbincang bersama kita, setelah mengetahui hal itu terjadi dia pun
curhat mengenai Sahabatnya “Dan saya dapat kabar bahwa sahabat saya Mountbatten
meninggal beberapa hari Yang lalu” Ucap Charles, kami pun segera menghiburnya
dan membuat humor yang membuat Kami bertiga ketawa, “kamu pasti merasa kesepian”
Ucapku, “Menyedihkan melihatmu Berjalan di altar St. Paul dengan peti Mountbatten
didepanmu, sungguh menyedihkan, kamu Membutuhkan
seseorang disisimu” ucapku sekali lagi, dan disinilah bubuk percintaan mulai Pekat,
Charles mendekatiku dan memulai mencium saya, dan saya berpikir *Urgh ini bukan
Orang-orang lain lakukan* dan disinilah perasaanku terhadap Charles mulai
terbuat, lalu tiba-Tiba dia mengajakku untuk memancing pada akhir pekan itu
dengan menaiki kapal royal yacth Dan aku pun menyetujuinya, kami bertiga pun segera
kelokasli tempat tersebut dan tidak jjauh Dari rumah Philip, dan kita pun mancing
di hari itu pun, sangat menyenangkan sekali saat itu Charles mengajakku
kejembatan yang dekat dengan kapal disana kita melihat banyak sekali Pepohonan
yang bagus dan asri dan kami pun berjalan-jalan mengitari sungai sebentar.


“Hei apakah kamu sibuk
saat pertengahan November?” Tanya Charles, “Sepertinya saya tidak Terlalu sibuk
pertengahan November, kenapa?” Jawabku, “Aku mengundang mu untuk Berkunjung ke
Balmoral, mungkin kamu bisa bertemu de ngan keluargaku” Ucap Charles, “Baiklah
akan kupikirkan nanti, sekarang mari kita bersenan-senang dulu bersama Philip Dengan
memancing ikan” Ujarku kepada Charles, kami pun pergi memancing ikan lagi Sampai-sampai
aku lupa bahwa arloji sudah menunjukan pukul 6.30 sore, aku panik dan Bergegas
pulang “Charles ini sudah sore aku harus segera pulang sebelumnya terimakasih
telah Menemaniku dipekan ini” Ucapku, “Baiklah jika kamu memang harusnya pulang
sekarang, Hati-hati ya dijalan tuan putri” Ucap Charles sambil Bergurau, “Baiklah,
aku pergi dahulu ya, Terimakasih Pangeran-ku sampai jumpah di Balmoral, Goodbye”
Ucapku sambil bergurau Juga, dari kejauhan aku bisa melihat dia ketawa saat
saya mengucapkan itu kepadanya.
Saat itu pun saya harus
bergegas menaiki mobil dan pulang, saat sampai dirumah aku Melakukan kegiatan seperti
mandi dan lainnya, saat sudah malam aku selaliu memimpikan Wajah Pangeran
Charles, aku tidak sabar sampai pertemuan kita di Balmoral!, detik demi detik
pun berlalu aku pun tertidur pulas di ranjang yang empuk nan wangi.
Balmoral, November 1980

“Harus pakai baju apa ya agar terlihat menawan saat di
Balmoral?” Gumanku, “Pakai ini saja Tuan Putri” Saran Asistenku dengan memberikan
baju yang sangat bagus dan cocok bagiku Lalu saya bergegas siap siap ke Balmoral,
*Klakson berbunyi* saya segera turun dan Kedepan memasuki mobil yang biasa
dibawa sopir pribadiku, kita langsung menuju Balmoral Pada waktu itu juga.

Mobil berhenti,

Aku langsung turun dan memasuki Balmoral disana saya
sendiri bisa bertemu dengan semua Anggota keluarga Charles, seperti Ibunya Sang
Ratu Elizabeth II berserta anggota Kerajaan Yang lainnya, disana saya diajari
dan bermain dengan Charles dan keluarganya
dan ini Sangat menyenangkan sekali, karena bisa berakrab dengan keluarga
Charles lebih dekat, dan Dari ini pun aku lebih dekat lagi dengan keluarganya
Charles, saat sudah selesai aku pun Pamit kepada keluarganya dan segera pulang,
dan saat keluar Balmoral entah mengapa Banyak reporter yang menungu digerbang,
saya langsung pulang ke Apartemen di London Tidak kerumah saya, dan keesokannya
pun saya kaget sekali, karena banuyak Reporter Didepan apartemen saya, “Apa
yang anda lakukan bersama Charles dan keluarganya di Balmoral” “Apakah kalian
berdua memiliki hubungan yang spesial” “Apakah kamu Menghabiskan pekan hari ini
dengan keluarga kerajaan di Balmoral?” Banyak sekali Pertanyaan reporter yang
terlontar kepadaku, “Saya hanya menghabiskan akhir pekan yang Menyenangkan
bersama Keluarga Kerajaan di Balmoral” Saya hanya menjawab itu dan langsung
pergi, Saat pergi pun banyak sekali reporter dan fotografer yang mengikut saya
Kemanapun saya pergi.
6 Februari, 1981
“Aku ingin melamarmu”
Ujar Charles, disitu saya langsung terdiam diri bagaikan patung dan Tidak tahu
apa yang harus saya lakukan pada waktu itu juga.. “Apakah kamu serius? Ini Bukan
candaan semata kan?” Ucapku sembari kaget, “Ya, aku ingin kita kejejang yang Serius,
kita sudah berpacaran selama 2 tahun dan saling mempercayayai satu sama lain, Apakah
kamu mau?” Ucapnya, “Baiklah berikan aku waktu untuk memikirkannya sementara, Akan
ku ungkapkan sebelum liburan nanti, disitu saya shock senang sedih bahagia
semua Rasa ini dicampur aduk bagaikan sebuah olahan roti yang terenak di Britania,
jantung saya Berdetak hebat dipacu dengan kegembiraan saya yang besar, apakah
ini rasanya dilamar oleh Seseorang? Pikirku, aku baru saja sampai kekediaman
Charles dan dia langsung melamar ku Saat kami keluar saya sudah tidak heran
lagi banyak reporter yang sudah diluar dan Menanyakan beberapa hal, “Aku sudah
meminta lamaran kepada sang putri dan akan ku Informasikan nanti karena aku
memberinya waktu untuk memikirkannuya” Disaat itu pun Se-Britania Shock dan
Kaget karena ucapan Charles, dan saat itu pun kami baru bertemu sebanyak 13
kali dan Tiba-Tiba dia melamarku sungguh kagetnya diriku..

24 Februari, 1981
“Buckingham Palace mengumumkan
secara resmi bahwa Charles dan Diana resmi bertunangan” itulah yang aku baca
pada headline koran dihari ini, ya kami berdua resmi bertunangan aku sendiri
sudah memikirkannya dengan matang dan memberi tahu bahwa aku Siap kepada
Charles saat liburan beberapa bulan lalu, dan akupun harus pindah ke Clarence
House dan dari sinilah kehidupan ku mulai berubah, seperti tidak bisa bepergian
dan bisa Bertindak bebas di Clarence House ini dan entah mengapa Charles selalu
sibuk mulai hari itu Juga dan berperilaku yang tidak biasanya tetapi dai tetap romantis
kepadakudan entah mengapa Saya dan Charles cukup sibuk wawancara saat sebelum
pernikahan kita dimulai nanti.

29 Juli, 1981
Hari yang sudah aku dan
Charles tunggukan, ya ini adalah hari dimana kita berdua menikah Acara digelar
secara meriah, Semua warga UK bersorak bahagia, dan disesi pernikahan pun
Berlangsung lancar,, “Aku mencintai mu” Ucap Charles, “Aku mencintaimu juga
wahai pangeranku” Jawabku kepadanya, acara pernikahan pun lancar dan sukses
tidak ada halangan Yang mengahalngi pernikahan yang spesial bagi hidupku ini
dan dikaruniai 2 anak yaitu William dan Harry.

Cerita dan alurnya menarik, struktur nya sudah baik, bahasa yang digunakan juga mudah dipahami
BalasHapusplot ceritanya menarik, keren👍
BalasHapusceritanya menarik, tokohnya bagus, struktur dan ciri kebahasaannya tepat
BalasHapusAlur cerita yang menarik, penambahan gambar membuat pembaca lebih masuk ke dalam cerita, keren!
BalasHapus