TEKS KRITIK DAN ESSAI
Nama : M HELMI BQ
Kelas : XII MIPA 10
Absen : 16
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas Bahasa Indonesia
Teks
Essai
Jauhkan Kehancuran dari
Persahabatan

Ada banyak orang yang aku temui saat menjalankan peranku sebagai makhluk
sosial. Dari sekian banyak orang tersebut aku memilih beberapa orang untuk
menjalin sebuah relasi pertemanan. Tentunya dalam sampel itu, aku temui
berbagai macam kekhasan perilaku, kebiasaan, tingkah laku dan tabiat per
individual. Kemudian dalam melakukan berbagai interaksi dan hubungan sosial
lainnya aku mulai menyadari ada seseorang yang berkriteria sekali dengan sosok
yang sering diumpamakan oleh para penyair dengan sebutan ‘malaikat tanpa
sayap’. Pilihan kedua ini mencakup ruang lingkup yang lebih kecil. Dia adalah
orang-orang yang terseleksi oleh perasaan. Dia adalah orang yang mampu dan aku
ingini berada dalam situasi yang semestinya. Dalam jangka waktu yang sudah
tertulis di perjalanan kami, aku dan dia pun saling menyadari bahwa keberadaan
kami satu sama lain saling melengkapi. Hingga terikrarkan sebuah janji,
terliputi senyum suka dan duka bersama, jari kelingking satu sama lain ikut
serta berpelukan, sepakat mengucapkannya dalam hitungan detik yang sama, “Best
Friend Forever”.
Indahnya sebuah
persahabatan. Saat semua dimulai, kita diperkenalkan dengan dunia baru.
Asyiknya melakukan sebuah kebiasaan yang sama, serunya berseteru saat dia
berpendapat sesuatu hal yang bertentangan dengan opini kita, bahagianya
mendengar kicauannya yang menghibur saat kita putus cinta. Saat semuanya
terlewati terasa waktu cepat berlalu. Kadang banyak hal yang kita sesali
dalam sebuah persahabatan. Apa yang kita alami demi sahabat terkadang
melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai
nilai yang indah.
Dan apakah kalian tahu
banyak hal yang bisa menjadi penghancur dalam persahabatan, contohnya seperti
masalah ekonomi, ketidakterbukaan, kehilangan kepercayaan, ketidaksetiaan, dan
lain-lain. Tetapi apapun penghancur persahabatan itu, pasti bisa dipatahkan
oleh orang-orang yang teruji kesejatiannya dalam mencari suatu persahabatan
yang nyata walau dalam keadaan yang terpuruk dan sedang diuji oleh suatu hal,
aku sendiri pernah dengar speech dari seseorang yang saya idolakan perihal
mencari sesuatu yang nyata. Ya Taylor Swift, dia pernah berkata atau bisa
dibilang berpidato saat melakukan Reputation stadium tour (2018) yang berbunyi
:
“we all like the feeling
of finding something real. like, you know finding real friendship or finding
real love or somebody that really gets you.. or someone that's really honest
with you. i think.. i think that's what we're really all looking for in life.
and... i think that the things that can scare us the most in life, are the
things that we think will threaten the prospect of finding something real. for
example, having a bad reputation in our mind could get in the way of you
finding real friendship, real love, real acceptance, people you really fit in
with.. because you think to yourself what if they've heard something about me
that isn't true, what if they got these preconceived notions about me that
they've heard from gossip and then they never even want to meet me and they
will never know what could've happened. and i think that's why some of us,
meaning most if not all of us are sort of afraid of having a bad reputation
because we're so scared of something fake, like gossip, or a rumor about you,
or a name you got called.. getting in the way of you finding something real.
and so when it comes down to that fear, that anxier it's just all really
delicate don't you think?”
Hampir masalah ini
melanda kisah persahabatan banyak orang. Memang menganggap seseorang sebagai
sahabat kita merupakan hal yang mudah, tetapi membuktikan loyalitas seorang
sahabat tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Karena kita bukanlah Sang
Maha Mengetahui yang bisa tau tabiat seseorang sesungguhnya, sekalipun pad
awalnya kita mengenalnya bak malaikat. Disaat gentingnya persahabatan, adalah
sulit adanya untuk memperbaiki. Sekalipun pada akhirnya kita dan dia memutuskan
untuk mencoba kembali membangun persahabatan yang sebelumnya retak, semua tidak
akan semanis hari-hari dahulu, yaitu disaat belum ada pihak yang merasa
tersakiti. Bayangan akan kesalahannya dahulu, atau kekhawatiran semua itu akan
terjadi kembali dapat hadir kapan saja dimana saja. Untuk itu adalah baik jika
semua kita hindari sejak persahabatan mulai terjalin.
Dan ada Bagian yang juga harus dipenuhi untuk menjaga keutuhan
sebuah persahabatan adalah kesabaran. Hadapi tiap masalah demi masalah dengan
sabar diiringi dengan selalu meminta petunjuk kepada Sang Pencipta, karena
semua hanya akan terjadi dengan kehendakNya. Selalu pandang segala hal dengan
positif dan jaga sikap emosional kita. Maafkan khilafnya, dan sadari pula letak
kesalahan yang pastikan kita juga punya. Semakin persahabatan kita menjunjung
tinggi loyalitas dengan tujuan yang teguh, pastikan tidak akan ada yang mampu
memisahkan kita terkecuali garis kehidupan yang lain.
Dia sahabatmu, Hargai dan peliharalah. Ukir dia dihati kecilmu dan jangan
biarkan ada celah untuk tinta-tinta hitam yang ingin mencoretnya. Ingat dia
selalu, di masa kejayaan ataupun kesengsaraanmu.
Teks Kritik
Buat para Sherlockian
pasti nggak asing sama quote di atas. Quote itu ada waktu Sherlock dan Dr.
Watson menyelidiki kasus yang dinamai ‘A Scandal in Bohemia’. Now that I’m one
of Sherlockian, I do want to review this one. Check this out!
Buku ini merupakan
cetakan baru. Kita sendiri tau novel-novel Sherlock Holmes di toko-toko buku
itu banyak versinya dari berbagai penerbit. Novel The Adventure of Sherlock
Holmes ini berisi kumpulan kasus-kasus yang dianggap menarik dan ditulis sama
Dr. John Watson, sahabat sekaligus partnernya bang Sherlock. Total ada 12
kasus. Apa aja? Ini dia.
- A Scandal in Bohemia (Skandal di
Bohemia)
- The Adventure of The Red Headed
League (Perkumpulan Orang Berambut Merah)
- A Case of Identity (Kasus Identitas)
- The Boscombe Valley Mystery (Misteri
di Boscombe Valley)
- The Five Orange Pips (Lima Butir Biji
Jeruk)
- The Man With Twisted Lip (Pria
Berbibir Miring)
- The Adventure of The Blue Carbuncle
(Batu Delima Biru)
- The Adventure of The Speckled Band
(Lilitan Bintik-Bintik)
- The Adventure of The Engineer’s Thumb
(Ibu Jari Sang Insinyur)
- The Adventure of The Noble Bachelor
(Bangsawan Muda)
- The Adventure of The Beryl Coronet
(Tiara Bertatahkan Permata Hijau)
- The Adventure of The Copper Beeches
(Petualangan di Copper Beeches)
Dan berikut ringkasan
kasus yang sudah saya baca dari novel sekitar 5 kasus yang terdiri dari :
A SCANDAL IN BOHEMIA
Setelah mendapat surat
tanpa nama pengirim, Sherlock ditemui seorang yang ternyata merupakan Raja
Bohemia. Dia berkonsultasi tentang masalah skandalnya dengan seorang wanita
bernama Irene Adler. Raja Bohemia ini meminta Sherlock untuk mengambil foto
sang raja dan sang wanita yang rupanya dibeli wanita itu sendiri. Irene Adler
inilah wanita yang selalu dianggap istimewa oleh Bang Sherlock, karena Irene
berhasil lolos dari rencana jenius si detektif.
THE ADVENTURE OF THE RED
HEADED LEAGUE
Sherlock mendapatkan
kasus yang aneh, seorang pria berambut merah terang suatu hari menemukan
lowongan pekerjaan yang syarat-syaratnya aneh. Lowongan itu mengharuskan para
pelamar memiliki rambut merah asli. Anehnya pekerjaan yang ditawarin itu ringan
banget tapi gajinya lumayan gede. Karena pria ini merasa ada keganjilan maka
dia konsultasi sama abang Sherlock. Kalo gue mah terima-terima aja.
A CASE OF IDENTITY
Mary Sutherland, klien
Sherlock, punya masalah yang nggak kalah aneh. Pacarnya ilang entah kemana.
Bukan kaya jaman sekarang yang pacarnya ilang dari hati, Miss Sutherland ini
pacarnya bener-bener ilang dari pandangannya. Dia punya ayah tiri yang nggak suka
dengan si pacar. Jadi tiap ketemu pacarnya, Miss Sutherland harus menunggu
ayahnya pergi keluar kota dulu. Ketika upacara pernikahan yang dilakukan secara
diam-diam, pacarnya nggak muncul-muncul padahal kusirnya udah bersumpah melihat
penumpangnya masuk ke dalam kereta. So what’s really happening here?.
THE BOSCOMBE VALLEY
MYSTERY
Kasus ini melibatkan dua
sahabat lama, Mr. John Turner dan Mr. Charles McCarthy. Mr. Turner ini baik
hati banget ngasih sahabatnya bantuan. Nah suatu hari Mr Charles bilang katanya
ada urusan, tapi beliau nggak balik-balik. Nggak lama setelah itu jasadnya
ditemukan di dekat danau. Ada saksi yang melihat Mr Charles dan anaknya sedang
bertengkar hebat. Anaknya kemudian dituduh membunuh sang ayah. Semua bukti pun
mengarah ke dia. Apakah nasib sang anak bisa diselamatkan oleh Sherlock Holmes?
THE FIVE ORANGE PIPS
Pamannya John Openshaw,
klien baru Sherlock Holmes, suatu hari mendapat surat dari India berisi lima
biji buah jeruk dan tulisan “K.K.K”. Pamannya ini langsung histeris ngeliat isi
surat yang dikira si John cuma sebuah lelucon. Padahal ada rahasia besar yang
tersembunyi di balik keanehan surat berisi 5 biji buah jeruk tersebut.
Kelebihan
di novel ini terdapat disetiap akhir cerita (kecuali The Adventure of The Blue
Carbuncle dan The Adventure of Copper Beeches), ada ilustrasi yang
memperlihatkan gimana gambaran ending dari ceritanya. Gue suka penasaran
ngeliat bagian ini padahal belum juga selesai baca ceritanya.
Kalo kalian liat di sisi kanan halaman-halaman novel ini, kamu bakal liat kotak warna abu-abu yang di atasnya ada judul dari masing- -masing cerita. Asik juga kalo kalian lagi pengen baca kasus tertentu jadi nggak perlu bolak-balik nyari halamannya, kalian cuma perlu liat di sisi kanan novel ini, Ukuran buku kecil jadi enak waktu dibaca sambil tiduran *jangan dicontoh*.
Kekurangan di novel ini banyak aturan nulis yang keliru. Misalnya akhir kalimat nggak dikasih tanda titik. Seperti di dalam Case of Identity hal 97; “…bicaranya lembut Terakhir terlihat mengenakan jas panjang…”. Emang kelihatan sepele sih, tapi cukup bikin bingung kalau kalimat sebelum dan sesudahnya terbaca berbeda dengan tanda titik, banyak typo, misal ada yang seharusnya ditulis ‘Sherlock’ eh malah typo jadi ‘Watson’. Dan masih banyak lagi, ini buku emang cuma kumpulan kasus jadi ceritanya emang singkat dan nggak bener-bener dikupas tuntas. Jadi kalau kalian seleranya yang cuma satu kasus doang yang diubek-ubek mendingan beli yang satu buku isi satu kasus atau paling banyak dua kasus.Misalnya The Hound of Baskervilles itu ada yang jadi satu sama kasus.
Dalam
novel ini banyak pelajaran yang bisa kita ambil seperti, betapa pentingnya
menjaga kesehatan, cara mempertahankan persahabatan, cara menyelesaikan masalah
dan lain sebagainya. Di sini kita juga tahu bahwa laki-laki tidak harus selalu
kuat. Ada masanya mereka rapuh, karena mereka manusia. Seperti Sherlock yang tidak
bisa menahan rasa lelahnya sehingga Ia mudah sedih.
dari kedua teks sudah bagus. keduanya memiliki ciri kebahasaan yang tepat, tema yang menarik, strukturnya sudah benar
BalasHapusTeks kritik sudah lengkap dan benar dari struktur dan kaidah kebahasaannya. Topik esai sangat menarik khususnya bagi remaja.
BalasHapusTeks kritik sastra dan esai tersebut ditulis sesuai dengan struktur, kaidah kebahasaan, dan ciri-cirinya sehingga menarik untuk dibaca.
BalasHapusTeks kritik sastra dan esai yang dibuat telah sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan, topik yang diangkat pun sangat menarik.
BalasHapus